IHSG Ditutup Turun 3,18% ke 4.626,69.

  • Whatsapp
Saham
Ilustrasi: Bursa Efek Indonesia [ilustrasi]

transbisnis.com | JAKARTA – Pada penutupan perdagangan Rabu (8/4/2030) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun pada pertengahan pekan ini.

IHSG turun 151,94 poin atau 3,18% ke 4.626,69.

Bacaan Lainnya

IHSG melanjutkan penurunan yang terjadi kemarin. Seluruh sektor turun pada perdagangan hari ini.

Menurut data RTI, sektor aneka industri mencatat penurunan terbesar, yakni 4,23%.

Sektor konstruksi turun 3,83%. Sektor infrastruktur melemah 3,74%. Sektor manufaktur turun 3,48%. Sektor industri dasar juga turun 3,41%.

Sektor perkebunan melemah 3,36%. Sektor barang konsumsi turun 3,34%. Sektor keuangan tergerus 3,22%. Sektor tambang melorot 2,74% dan sektor perdagangan turun 1,27%.

Total volume transaksi bursa mencapai 6,92 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 6,14 triliun.

Penurunan harga terjadi pada 335 saham. Hanya 81 saham yang bergerak menguat pada hari ini dengan 116 saham flat.

Seluruh saham penghuni LQ45 turun dan ada 24 saham di antaranya yang turun lebih dari 6% pada hari ini.

Top losers LQ45 terdiri dari:

PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM) -6,98%

PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) -6,98%

PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) -6,97%

PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) -6,97%

Investor asing mencatat net sell Rp 330,51 miliar di seluruh pasar. Saham-saham dengan penjualan bersih terbesar asing adalah PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 241 miliar.

PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 31 miliar, dan PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) Rp 26,5 miliar.

Saham-saham dengan pembelian bersih terbesar asing adalah PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) Rp 42,4 miliar.

PT Astra International Tbk (ASII) Rp 32,5 miliar, dan PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) Rp 17,7 miliar.

IHSG ditutup melemah 150,93 poin atau 3,16% ke 4.627,70 perdagangan sesi I.

Sebanyak 71 saham naik 308 saham turun dan 121 saham stagnan.

Seluruh sektor saham kompak memerah. Sektor-sektor saham dengan pelemahan terdalam adalah sektor infrastruktur yang turun 3,96%, sektor consumer goods turun 3,87% dan sektor manufaktur turun 3,64%.(kontan)

Pos terkait