IHSG Dibuka Melemah 1,83% ke 4.691,23

  • Whatsapp
Efek New Normal
Ilustrasi: Bursa Efek Indonesia.[net]

transbisnis.com | JAKARTA – Pagi ini di awal perdagangan Rabu (8/4/2020) Pukul 09.04 WIB Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah di pasar spot.

IHSG melemah 87,40 poin atau 1,83% ke 4.691,23. Sebanyak 53 saham naik, 167 saham turun dan 77 saham stagnan.

Bacaan Lainnya

Seluruh sektor saham kompak memerah. Sektor saham dengan pelemahan terdalam adalah sektor infrastruktur yang turun 2,79%, sektor consumer goods turun 2,34% dan sektor industri dasar turun 2,46%.

Total volume perdagangan saham di bursa pagi ini mencapai 464,53 juta saham dengan total nilai Rp 457,21 miliar.

Top gainers LQ45 pagi ini adalah:

1. PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) (-0,48%)
2. PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) (-0,54%)
3. PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) (-0,74%)

Top losers LQ45 pagi ini adalah:

1. PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES) (-6,04%)
2. PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP) (-5,14%)
3. PT Adaro Energy Tbk (ADRO (-4,39%)

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona merah pada perdagangan Selasa (7/4) setelah tiga hari berturut-turut berada di zona hijau.

IHSG tercatat menurun 33,188 poin atau 0,69% ke level 4.778,64.

Adapun sektor perkebunan menjadi penopang hari ini dengan kenaikan 2,94%. Di sisi lain, sektor infrastruktur dan konsumsi mencatatkan koreksi terdalam, masing-masing 2,04% dan 1,86%.

“Pelemahan hari ini disebabkan oleh kecenderungan aksi profit taking,” jelas Analis Phintraco Sekuritas Valdy Kurniawan.

Pada penutupan perdagangan hari ini asing mencatat toal aksi jual bersih atau net sell hingga Rp 527,85 miliar.

Selain itu, investor masih mencerna sejumlah kebijakan stimulus yang telah diumumkan pemerintah Indonesia.

Pasar juga menimbang-nimbang dampak dari kebijakan penangangan Covid-19, seperti dampak disetujuinya status Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk wilayah DKI Jakarta.

Pelemahan IHSG diprediksi akan berlanjut perdagangan, Rabu (8/4) karena investor asing diprediksi masih akan mencatatkan net sell.

IHSG membentuk pola candlestick berupa inverted hammer pasca membentuk three white soldiers.(kontan)

Pos terkait