Sinopsis Film Blood Father, Malam Ini Pukul 23.00 WIB di Bioskop transTV

  • Whatsapp

transbisnis.com | Asyik Film Blood Father akan tayang kembali di Bioskop transTV pada Sabtu (28/3/2020) pukul 23.00 WIB malam ini. Blood Father merupakan film aksi misteri arahan sutradara Jean-Franois Richet yang diadaptasi dari novel berjudul sama karya Peter Craig.

Sinopsis: Film ini mengisahkan John Link (Mel Gibson), seorang narapidana yang baru saja dibebaskan dari penjara. John akhirnya bertemu dengan putri kesayangannya yang berusia 17 tahun, Lydia (Erin Moriarty).

Bacaan Lainnya

Keduanya telah berpisah sekian lama terpisah. Lydia memiliki kehidupan remaja yang cukup rumit. Lydia memutuskan untuk pergi dari rumah sang ibu selama bertahun-tahun.

Kepergian Lydia menyusul perceraian yang terjadi pada sang ibu, dengan John Link. Usai bertemu sang Ayah, Lydia dan John harus berhadapan dengan sebuah ancaman. Seorang pengedar narkoba mengincar untuk membunuh Lydia.

Sebagai seorang ayah, John pun berusaha untuk melindungi putrinya sekuat tenaga. Film ini diperankan oleh Mel Gibson, Erin Moriarty, Diego Luna, Michael Parks, William H. Macy, Miguel Sandoval, Dale Dickey, Richard Cabral, Daniel Moncada hingga Ryan Dorsey.
.
Sutradara Blood Father, Jean-Franois Richet juga membuat sejumlah film Mesrine Part 1: Killer Instinct (2008), Mesrine Part 2: Public Enemy #1 (2008), Inner City (1995), The Emperor of Paris (2018) hingga One Wild Moment (2015). Selain Blood Father, Bioskop Trans TV malam ini menayangkan Olympus Has Fallen pukul 21.00 WIB.

Olympus Has Fallen merupakan film pertama dari trilogi Fallen series, yaitu London Has Fallen (2016) dan Angel Has Fallen yang baru saja tayang di bioskop Indonesia pada Rabu (21/8/2019).

Film besutan sutradara Antoine Fuqua serta penulis Creighton Rothenberger dan Katrin Benedikt ini akan akan berfokus pada kisah Mike Banning (Gerard Butler), seorang mantan anggota Secret Service yang merasa bersalah atas kematian Margaret Asher (Ashley Judd), istri Presiden Amerika Serikat Benjamin Asher (Aaron Eckhart) karena kecelakaan tunggal dalam cuaca badai salju.

Meski sang presiden sendiri tidak menyalahkannya, Banning keluar dari satuan pengawal presiden. Merasa gagal dalam peran pengawal presiden tersebut, Banning memilih pekerjaan yang tak perlu berkutat dengan masalah-masalah serius.

Selang 18 bulan kemudian setelah kepergian Banning dari satuan pengawal presiden, Olympus, atau kode untuk gedung kediaman presiden, Gedung Putih kedatangan Perdana Menteri dari Korea Selatan.

Namun ternyata, kunjungan ini sudah diketahui sebelumnya oleh kelompok teroris Korea Utara. White House diserang oleh berbagai artileri baik darat dan udara. Tak hanya itu, setelah menangkap kedua pemimpin negara, teroris pimpinan Kang Yeonsak (Rick Yune) mengeksekusi PM Korea Selatan, Lee Tae-Woo dalam sebuah tayangan langsung.

Dalam suasana genting tanpa kepemimpinan tersebut, juru bicara pemerintahan, yaitu Allan Trumbull (Morgan Freeman) terpaksa mengambil alih tonggak kepemimpinan.

Dia bernegosiasi dengan berbagai pemerintahan dari berbagai negara, dan berunding dengan pemimpin kelompok teroris pimpinan Kang Yeonsak tersebut supaya Presiden Asher bisa keluar dari sergapan kelompok dalam keadaan hidup.

Pos terkait