Ketupat ‘Lomak’ Abah Wira Terjual sampai Singapura

  • Whatsapp
Abah Wira

transbisnis.com | DELISERDANG – Siapa yang tak mengenal ketupat Abah Wira (42). Saat ini ketupat pulut puak Melayu tersebut telah menjadi ikon kuliner dari Desa Hamparan Perak, Kec. Hamparan Perak, Senin (9/3/2020).

Ketupat Abah Wira adalah usaha keluarga yang secara turun temurun ditekuninya. Awal perintis kue basah itu adalah orangtua perempuannya Yus yang telah berpulang ke Rahmatullah. Sampai saat ini setidaknya telah enampuluhtahunan usaha ketupat pulut itu berjalan.

Rasa gurih ketupat pulut Abah Wira yang dirasakan para pelanggan merupakan resep olahtangan Abah Wira yang diwariskan orangtua perempuannya.

Hingga kini selain para pembeli ketupat yang dibungkus oleh daun ibus telah banyak, pemesan pun datang dari dalam dan luar kota, bahkan ada warga yang dengan sengaja memesan ketupat Abah Wira dari Negara jiran Singapura.

Ketupat pulut itu dihargai Abah Wira hanya Rp 1000. Namun kalau ada pemesan dari luar kota, ongkos kirim ditanggung si pembeli.

“Mau coba rasa ketupat puak Melayu yang gurih, silahkan saja datang ke Desa Sei Baharu, Hamparan Perak,” kata Abah Wira sembari tersenyum.

Pos terkait