Mampus ! Pembunuh Guru Agama di Dor Sampai Masuk Kamar Mayat

transbisnis.com | MEDAN – Buron selama setahun lebih usai membunuh seorang guru agama di Medan, Ganda Winata alias Gandrung akhirnya berhasil diciduk petugas di persembunyiannya di Pelalawan, Riau, pada Minggu (23/2) kemarin.

Namun petugas terpaksa menembak Ganda hingga tewas lantaran pelaku berusaha melarikan dan melawan saat penangkapan.

Diketahui korban dalam kasus pembunuhan ini adalah Muhammad Yusuf (33). Dia ditemukan tewas di ladang buah asam Jalan Jamin Ginting, Dusun I, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deliserdang, 14 September 2018 lalu.

Aksi pembunuhan ini dilakukan Winata bersama isteri korban, Chory Kumulia Dewi alias Chory (25). Chory sendiri telah ditangkap terlebih dahulu dan telah divonis 12 tahun penjara.

“Tersangka melawan sehingga dilakukan tindakan tegas dan terukur pada saat akan dilakukannya penangkapan pada 23 Februari 2020,” ungkap Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Jhonny Edison Isir pada paparan di RS Bhayangkara Medan, Selasa (25/2/2020).

Isir menyebutkan, jika pengejaran selama lebih kurang 14 bulan terus dilakukan setelah diketahuinya keberadaan Ganda, yang langsung melarikan diri usai membunuh korban.

“Selama ini tim Reskrim tidak diam. Tetap dilakukan pengejaran terhadap pelaku yang berperan sebagai perencana dan eksekutor terhadap korban Yusuf. Kurang lebih tiga bulan terakhir menemui titik terang.Sekitar 1 Minggu tim bergerak untuk memastikan. Karena melawan, dilakukan tindakan tegas dan terukur,” jelasnya didampingi Kasat Reskrim AKBP Maringan Simanjuntak,

Kasat Reskrim AKBP Maringan Simanjuntak menambahkan, jika motif pembunuhan ini adalah sakit hati sang isteri Choky karena merasa uang nafkah yang diberikan sang suami yang merupakan guru SD di Langkat.

“Motifnya, korban irit memberikan uang belanja. Sehingga istri berniat untuk mengeksekusi korban. Hasil penyelidikan ada, antara isteri korban dan pelaku laki-laki ini ada hubungan asmara, tapi TSK perempuan tidak mengakuinya,” jelasnya.

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *