Mayoritas Pasar Saham Asia Melempem

  • Whatsapp
Awal Perdagangan
Ilustrasi: indeks Bursa Asia.[net]

transbisnis.com | JAKARTA – Pagi ini di awal perdagangan Jumat (14/2/2020) Bursa Asia dibuka bervariasi dengan mayoritas indeks melemah, dipicu meningkatnya kekhawatiran investor tentang kenaikan jumlah korban yang terinfeksi virus corona.

Berdasarkan data Bloomberg, pukul 08.30 WIB, indeks Nikkei 225 turun 159,78 poin atau 0,67% ke 23.665,41, Hang Seng turun 20,08 poin atau 0,09% ke27.706,55, Taiex naik 3,21 poin atau 0,03% ke 11.795,23.

Bacaan Lainnya

Sementara, Kospi naik 4,38 poin atau 0,20% ke 2.237,44, ASX 200 naik 11,47 poin atau 0,16% ke 7.114,70, Straits Times turun 5,55 poin atau 0,17% ke 3.214,21 dan FTSE Malaysia turun 3,01 poin atau 0,20% ke 1.536,64.

“Hingga Rabu, orang-orang mengatakan bahwa Anda dapat membeli saham karena jumlah kasus baru virus corona telah memuncak. Tapi kenyataannya tampaknya sangat berbeda. Akhir yang lebih awal dari wabah virus corona tampaknya mustahil,” kata Norihiro Fujito, kepala strategi investasi di Mitsubishi UFJ Morgan Stanley Securities seperti dikutip Reuters.

Jepang mengkonfirmasi kematian virus corona pertamanya pada Kamis, dan menjadi kasus ketiga di luar China daratan setelah dua kematian sebelumnya di Hong Kong dan Filipina.

“Investor pasti akan menghindari Asia untuk saat ini dana akan mengalihkan dananya ke AS, yang secara geografis paling terpisah dari kawasan,” katanya.

Pos terkait