Sableng ! Parkir di Lapangan Merdeka Bayar Rp5 Ribu, Setor ke Siapa Ya?

  • Whatsapp

MEDAN|Besarnya harga parkir di Kota Medan, khususnya di Lapangan Merdeka, sangat mendukung meningkatnya PAD yang masuk ke APBD. Bayangkan saja, untuk sekali parkir mobil pada malam hari di Lapngan Merdeka Medan sebesar Rp 5000. Kondisi ini yang dirasakan wartawan, saat berkunjung ke Lapangan Merdeka Medan.

Bukan saja harga parkir Rp 5000 yang terasa sangat besar dan tidak pantas, petugas parkir juga tidak memberikan bukti karcis parkir. Ditambah lagi petugas parkir yang tidak mengenakan seragam dan tanda pengenal. Terkesan pengelolaan parkir dikelolah ala preman.

Persis di seberang jalan depan gedung bank BCA, Jalan Bukit Barisan, Medan, si petugas parkir yang berkulit hitam manis, berjenggot tipis, terlihat arogan meminta uang parkir.

Uang parkir diminta di depan dengan alasan nanti susah meminta uang parkir pada saat mobil meninggalkan lokasi parkir.

“Sekarang aja bos uang parkirnya, Rp 5000, nanti payah, rame yang parkir ni,” ucap petugas parkir.

Ketika diminta karcis parkir, petugas parkir berkilah gak ada masalah tidak pakai karcis. “Gak ada, gak papa, aman tu,” ucapanya.

Ketika ditanya setor dengan siapa? petugas parkir terlihat emosi menjawab. “Sama ketua la,” katanya. Ditanya lagi siapa ketuanya, petugas parkir malah menjawab dengan suara keras.

“Untuk apa kau tanya siapa ketua aku, apa urusan kau tanya-tanya ketua, jagan banyak tanya kau,” ketus petugas parkir berjanggot tipis, sambil mengejar kenderaan lain yang mau parkir.

Sementara itu, informasi diperoleh, pengelola parkir di Lapangan Merdeka Medan, disebut-sebut menunggak hutang setoran parkir mencapai hampir Rp 500.000.000 kepada Dinas Perhubungan Kota Medan.

Selain pengelola parkir di Lapangan Merdeka, juga banyak pengelola parkir di lokasi lain yang menunggak setoran PAD. Namun sampai saat ini Pemko Medan tidak berkutik untuk menertibkan tunggakan tersebut.

Tunggakan itu menjadi penyebab salah satu rendahnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Medan dari sektor parkir. Sejauh ini lokasi dan waktu pengelolaan parkir di Kota Medan, masih belum kondusif.

Juga masih banyak pengelola parkir yang dilakukan tidak sesuai dengan perda parkir Kota Medan, semisal di halaman toko ikut juga dikutip. Pengutipan itu juga tidak sesuai dengan waktu, sampai 24 jam dilakukan.

Pos terkait