Raih Anugerah Perempuan Inspirasi 2019, Ketua IPEMI Sumut Siap Bekerja Lebih Keras

transbisnis.com | MEDAN – Ketua Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (IPEMI) Sumatera Utara, Hj Yulidar Bugis, SE, mengaku merasa bersyukur atas terpilihnya dirinya sebagai salah satu penerima anugerah “PEREMPUAN INSPIRASI INDONESIA 2019”, dalam kegiatan Gemilang Nuansa Tanpa Batas (NTB) di Ballroom Garuda Gedung Kementerian Perindustrian Indonesia di Jakarta, Senin (2/12).

Dengan penghargaan yang baru diterimanya, Hj Yulidar berharap, dirinya mampu bekerja lebih giat dan melakukan lebih banyak upaya serta kegiatan positif yang bermanfaat bagi masyarakat.

Hal itu diungkapkan Hj Yulidar di sela-sela aktivitasnya kepada wartawan di Medan, Rabu (4/12). Rasa syukur itu juga menyelipkan rasa haru dan kebanggaan karena telah bersanding dengan banyak nama tokoh perempuan besar lainnya. Tercatat di antara para penerima anugerah adalah R Mien Uno, DR Sri Puspa Dewi Motik Pramono, Atalia Praratya (istri Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil), dll.

“Dibanding tokoh-tokoh perempuan lain yang terpilih, tentulah apa yang telah saya lakukan tidak ada bandingannya dengan hal-hal yang telah mereka lakukan. Maka berdiri sejajar dengan mereka yang memiliki pengalaman dan prestasi luar biasa itu, membuat saya terharu sekaligus memberikan suntikan motivasi untuk berbuat lebih banyak lagi bagi masyarakat, khususnya kalangan perempuan dan masyarakat bawah,” kata Hj Yulidar.

Meskipun demikian, ia menolak memaparkan program kerja yang akan dilaksanakannya melalui IPEMI Sumut. “Saya tak ingin mengumbar apapun dulu. Yang penting saya bersungguh-sungguh melakukan apa yang saya pikirkan, mewujudkan semuanya demi membantu masyarakat ekonomi lemah, tanpa tendensi apapun,” kata pengusaha sukses di bidang properti ini.

Sebagai salah seorang tokoh perempuan di Sumut dan ketua organisasi yang membawahi para pelaku UKM muslimah, Hj Yulidar mengisyaratkan, bahwa ia bersama IPEMI Sumut masih memiliki banyak program kerja yang bermanfaat bagi masyarakat dan akan segera diwujudkan dalam waktu dekat. Program tersebut umumnya menyentuh langsung masyarakat di lapisan bawah, yang hingga saat ini masih belum banyak mendapatkan perhatian dari berbagai pihak.

“Kalau di perkotaan, fasilitas dan kegiatan sosial sudah banyak yang melaksanakannya. Namun kalau di daerah pinggiran, khususnya pada daerah yang menjadi kantong-kantong kemiskinan, sifatnya masih insidental saja. Dikaitkan dengan seremonial perayaan hari-hari tertentu. Sementara masyarakat menengah bawah itu membutuhkan banyak fasilitas yang permanen dan bermanfaat serta mendukung perbaikan kualitas hidupnya,” kata Yulidar.

Hingga saat ini, IPEMI Sumut telah sukses menjalankan beberapa program kerjanya, yang ditujukan tidak saja bagi para anggota IPEMI, namun juga untuk masyarakat umum. Antara lain mendirikan Rumah Ilmu dan Rumah Produksi IPEMI Sumut yang memfasilitasi para anggota organisasi tersebut untuk menambah pengetahuan dan keterampilan wirausahanya, sekaligus menjadi wadah pemasaran produk-produk yang dihasilkan. Di tempat itu juga para anggota IPEMI berkumpul secara rutin untuk menambah ilmu agama dengan berbagai jenis materi pengajian yang disajikan oleh pemuka-pemuka agama.

IPEMI Sumut juga secara aktif mengikuti berbagai bazaar dan kegiatan pemasaran produk yang digelar berbagai pihak, serta menjalin sinergi yang kuat dengan beberapa lembaga pemerintahan, keuangan, agama dan sosial yang ada. Bahkan secara konsisten organisasi ini mengikutsertakan anggotanya dalam berbagai pelatihan dan kursus kewirausahaan, untuk meningkatkan soft skill dan kualitas produk para pengusaha yang bernaung di bawahnya.

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *