Pagi Ini, Bursa Asia Mendaki Pasar Spot

JAKARTA – Perdagangan pada Kamis (19/9/2019) pukul 8.37 WIB pagi ini mayoritas bursa Asia menguat. Indeks Nikkei 225 menguat 1,25% ke 22.234. Indeks Hang Seng turun 0,27% ke 26.685.

Di mana Taiex menguat 0,10% ke 10.939. Kospi menguat 0,59% ke 2.083. Sedangkan Straits Times menguat 0,32% ke 3.174. FTSE Malaysia pagi ini melemah 0,30% ke 1.594.

Sementara bursa Asia terangkat keputusan bank sentral Amerika Serikat (AS) Federal Reserve yang menurunkan suku bunga acuan pada Rabu (18/9). Hari ini, pasar saham menunggu keputusan Bank of Japan yang juga menggelar rapat bulanan.

Pasar saham memperkirakan, BoJ akan mempertahankan kebijakan moneter ultra-longgar. BoJ diperkirakan akan mempertahankan suku bunga jangka pendek -0,1% dan yield obligasi negara bertenor 10 tahun sebesar 0%.

“Ini positif bagi pasar saham selama tidak ada resesi,” kata Shane Oliver, head of investment strategy and chief economist AMP Capital Investors kepada Reuters.

Oliver mengatakan bahwa, pemangkasan suku bunga 25 basis points oleh The Fed sudah diprediksikan. “Komentar dan prediksi The Fed tidak se-dovish harapan pasar. Saya memperkirakan The Fed akan memangkas suku bunga lagi karena masih ada risiko yang tampak dari kurva yield,” kata dia.

Pagi ini, hanya yen dan dolar Hong Kong yang menguat terhadap the greenback. Selain rupiah, jumlah mata uang Asia seperti peso Filipia, won, ringgit, dolar Singapura, baht, dolar Taiwan dan yuan offshore.

Di sisi lain, indeks dolar pagi ini menguat. Indeks yang mencerminkan nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama dunia ini berada di 98,57. Indeks dolar menguat daripada posisi kemarin pada 98,56.

Indeks dolar menguat dalam dua hari terakhir setelah Federal Reserve menurunkan suku bunga acuan sebesar 25 basis points menjadi 1,75%-2%.

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *