6 Balita di Medan Terjangkit Flu Singapore

MEDAN – Sejumlah anak di Medan, Sumatera Utara, dilaporkan telah terjangkit virus Flu Singapura. Kondisi ini pun membuat warga khawatir, khususnya di daerah-daerah tempat ditemukannya suspect Flu Singapura.

Tercatat sudah enam anak menjadi suspect Flu Singapura hanya dalam beberapa hari terakhir. Mereka tinggal di Kecamatan Medan Johor dan kecamatan Tuntungan.

Budi Warsito (35), warga Kecamatan Medan Tuntungan menuturkan, putranya Dirgantara (14 bulan), terserang Flu Singapura setelah pulang bermain air di kolam renang salah satu hotel berbintang di Medan, dua hari yang lalu. Saat itu Digra bermain air bersama dua sepupunya yang masing-masing berusia empat tahun dan sembilan bulan.

Sepulang dari sana, Dirga bersin-bersin dan esoknya ia mengalami demam dengan suhu tubuh hingga 40 derajat. Khawatir dengan kondisi anaknya, Budi segera membawa Dirga ke dokter spesialis anak di kawasan Titi Kuning. Oleh dokter, Dirga didiagnosa terserang virus Flu Singapura. Bahkan menurut dokter, lanjut Budi, ini bukan kali pertama ia menangani pasien anak yang terserang flu tersebut.

Secara fisik, kata Budi, terdapat bintik-bintik merah pada sekitar tapak tangan, tapak kaki dan sekitar mulut Dirga. Awalnya ia mengira anaknya terserang virus DBD, tetapi dokter memastikan bahwa virus yang datang adalah Flu Singapura.

Dokter mengapresiasi Budi karena tidak terlambat membawa anaknya berobat. Dirga pun diberikan tiga jenis obat dan kini sudah mengalami kemajuan.

“Saya telepon saudara ipar saya yang membawa Dirga ke kolam renang dan mereka bilang, kedua anaknya juga mengalami sakit yang sama,” ujar Budi.

Apa yang dialami Dirga juga menimpa anak-anak dari Idris Firdaus (30). Warga Kecamatan Medan Johor itu menyebutkan kedua anaknya terserang Flu Singapura, beberapa hari lalu.

“Anak-anak demam tinggi dan setelah kami bawa ke rumah sakit dan diperiksa, dokter bilang mereka kena Flu Singapura,” ujarnya.

Terpisah, Wali Kota Medan Dzulmi Eldin mengatakan dirinya tidak tahu Flu Singapura mulai banyak menyerang warganya. Dia beralasan belum menerima laporan mengenai kondisi itu.

“Oh iya? Nanti saya cek ke Dinas Kesehatan,” ujarnya singkat saat ditanya pewarta mengenai adanya ancaman Flu Singapura.

Bagaimana bila Dinas Kesehatan pun belum menerima laporan? Dia menegaskan bila ada ancaman penyebaran penyakit seperti ini Dinas Kesehatan tidak boleh hanya menunggu laporan.

“Dinkes harus proaktif selalu mendeteksi penyebaran penyakit menular di kotanya. Dan ia berjanji akan segera membentuk tim khusus untuk mengatasinya setelah mengevaluasi kondisi yang berkembang bersama dengan Dinkes,”tandasnya.

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *