Harga Minyak Global Turun

JAKARTA – hampir lima bulan pada akhir perdagangan 12 Juni 2019, harga minyak mentah jatuh sekitar 4% ke posisi terendah tertekan oleh kenaikan tak terduga lain dalam persediaan minyak mentah AS dan prospek suram untuk permintaan minyak global.

Minyak mentah Brent untuk pengiriman Agustus turun USD2,32 atau 3,7% menjadi ditutup pada USD59,97 per barel pada London ICE Futures ExchangeMinyak, penutupan terendah untuk acuan internasional sejak 28 Januari, dilansir dari Antaranews, Kamis (13/6/2019).

Sementara itu, minyak mentah AS, West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Juli turun USD2,13 atau 4,0% menjadi menetap pada USD50,72 per barel di New York Mercantile Exchange, penyelesaian terendah sejak 14 Januari.

Badan Informasi Energi AS (EIA) melaporkan stok minyak mentah domestik naik secara tak terduga untuk minggu kedua berturut-turut, naik 2,2 juta barel pekan lalu setelah analis memperkirakan penurunan 481.000 barel.

Pada 485,5 juta barel, stok komersial AS berada pada level tertinggi sejak Juli 2017 dan sekitar 8,0% di atas rata-rata lima tahun untuk tahun ini, kata EIA.

EIA memangkas proyeksi pertumbuhan permintaan minyak dunia 2019, yang juga menekan harga minyak berjangka. Ketegangan perdagangan antara Amerika Serikat dan China, dua konsumen minyak terbesar dunia, juga menekan harga.

Presiden AS Donald Trump pada Rabu (12/6/2019) mengatakan dia merasa bahwa kesepakatan perdagangan dapat dicapai, sementara kembali mengancam akan menaikkan tarif barang-barang China jika mereka tidak membuat kesepakatan.

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *