USUIOKC 2019 Diikuti 672 karateka dan 3 Negara

transbisnis.com | MEDAN – 672 karateka dari 95 kontingen yang berasal dari tiga negara di Asiamengikuti Universitas Sumatera Utara (USU) International Open Karate Championship (USUIOKC) 2019 yang digelar dari tanggal 22-24 Februari 2019 di Gelanggang Mahasiswa USU dan Pardede Hall Medan.

Welcome Party dan Acara Pembukaan USUIOKC 2019 berlangsung di Gelanggang Mahasiswa USU.

‎”672 atlet dari 95 kontingen berasal dari beberapa pengurus Forki (Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia) di Indonesia, yang terdiri atas pengurus perguruan tinggi, club dan tim. Kontingen luar negeri berasal dari Malaysia dan India,” ucap Ketua Panitia USU Internasional Open Karate Championship 2019, Askari Muflihin, ST, dalam laporannya di acara pembukaan tersebut.

Askari mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang berkontribusi dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, termasuk dari perwakilan kontingen karate di Indonesia, Malaysia dan India, yang ikut serta dalam kejuaraan ini.

Wakil Rektor (WR) IV USU, Prof Dr Ir Bustami Syam, M.S.M.E, dalam sambutannya mengungkapkan, unsur pimpinan USU mengapresiasi terlaksananya kompetisi internasional yang sangat membanggakan ini. Mengingat kegiatan tersebut merupakan kejuaraan internasional pertama kali yang digelar USU.

“Ini sejarah baru bagi USU, yang untuk pertama kalinya menggelar kompetisi internasional di Sumut, serta berhasil mendatangkan atlet dari tiga negara di Asia. Awalnya, kita berusaha sekuat tenaga untuk meyakinkan pimpinan USU untuk menyetujui diadakannya turnamen ini, serta mafaat positifnya bagi perkembangan olahraga karate di Sumatera Utara umumnya dan USU khususnya,” tandas Prof Bustami.

“Saya sebagai Wakil Rektor, harus mampu meyakinkan Bapak Rektor, bahwa event karate ini sangat penting. Karena ada 10 unit kegiatan mahasiswa yang harus didukung seluruh aktivitasnya, termasuk karate. Alhamdulillah, event pertama ini langsung digelar dalam skala internasional. Karate ini walaupun berasal dari Jepang, namun memiliki penggemar yang cukup banyak di Indonesia dan berkembang cukup pesat hingga saat ini,” katanya.

Prof Bustami berharap, agar seluruh atlit yang akan bertanding hingga babak final dapat menjunjung tinggi kejujuran dan semangat sportivitas. Mengingat hal tersebut merupakan tujuan utama dari kompetisi yang digelar.

Sementara itu, Wakil Gubernur Sumut yang diwakili oleh Sekretaris Dispora Sumut , Rudi Rinaldi‎ memberikan dorongan dan semangat kepada seluruh panitia atas terselenggaranya USU International Open Karate Championship 2019. Ia berharap agar kompetisi yang digelar dapat menjadi motivasi dan ajang pengembangan atlit karate di Sumut, untuk meraih prestasi lebih baik ke depannya.

“Kegiatan-kegiatan seperti ini semoga dapat tumbuh berkembang dan berjalan dengan bersinambungan, sehingga berdampak jangka panjang dengan tumbuhnya bibit atlit karate baru. Selain itu, juga harus dilakukan lebih banyak program pembinaan kepada para atlit muda,” kata Rinaldi.‎

Acara pembukaan juga turut diramaikan dengan badut maskot USUIOKC 2019 dan atraksi duel karate.USU International Open Karate Championship 2019 dimulai dengan pendaftaran online peserta dari tanggal 1 Desember 2018 hingga 31 Januari 2019. Technical Meeting dilaksanakan pada tanggal 21 Februari 2019 sore. Babak penyisihan berlangsung dari tanggal 22-23 Februari 2019. Sementara babak final dan pengumuman best of the best dilaksanakan pada tanggal 24 Februari 2019.

Hadir dalam acara Pengurus FORKI Sumut, Pengurus Dewan Wasit FORKI Sumut, Ketua LEMKARI Sumut, Ketua KONI Sumut, Sekretaris SHINDOKA, Pengurus INKANAS, Perwakilan dari Bank Sumut, BTN, BNI, serta para sponsor lainnya.

Related Posts

LEAVE A COMMENT

Make sure you enter the(*) required information where indicated. HTML code is not allowed

Theme Settings

Please implement Expnews_Options_menu_location_multi_select::getCpanelHtml()

Please implement Expnews_Options_multi_select::getCpanelHtml()