Sambangi Pasar Tradisional, Pertiwi Sumut Ajak Masyarakat Tepis Hoax Kenaikan Harga

MEDAN – Pengurus dan anggota Relawan Perempuan Tangguh Pilih Jokowi (Pertiwi) Sumut merayakan Hari Ibu dengan kegiatan yang berbeda dari umumnya. Mereka melakukan kunjungan ke pasar tradisional untuk menyikapi berkembangnya kabar tentang kenaikan harga-harga barang kebutuhan masyarakat jelang tahun baru 2019.

Para pengurus dan anggota Pertiwi Sumut dalam kesempatan itu juga menggelar kegiatan belanja bareng pada dua pasar tradisional di Kota Medan, yakni Pasar Central (Pusat Pasar) dan Pasar Petisah, Jum’at (28/12). Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua Pertiwi Sumut, Hj Evie Mongie, Wakil Ketua, Hj Revita Lubis dan beberapa pengurus inti lainnya.

Menurut Wakil Ketua Pertiwi Sumut, Hj Revita Lubis, kegiatan berbelanja bareng di dua pasar tradisional teramai di Kota Medan itu dilakukan untuk membuktikan kabar yang berembus kencang di tengah masyarakat, khususnya kalangan ibu rumah tangga, tentang melambungnya barang-barang kebutuhan pokok serta bahan pangan. Dengan turun langsungnya Pertiwi Sumut ke pasar tradisional dan menggelar acara belanja bareng, terbukti bahwa kabar tersebut tidak benar adanya.

“Kami sudah berdialog dengan para pedagang yang ada di Pasar Central dan Pasar Petisah, menanyakan kondisi harga barang-barang kebutuhan pokok dan bahan pangan. Data yang didapatkan adalah turunnya harga beberapa jenis bahan pangan, sementara yang lainnya tetap sebagaimana harga yang telah ada sebelum perayaan hari Natal dan jelang Tahun Baru. Jadi, berita yang berembus di luar itu adalah berita yang tidak benar dan menyesatkan,” kata Hj Revita kepada wartawan.

Hj Revita Lubis mengimbau agar masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu yang berkembang seputar kenaikan harga di pasaran. Mengingat sampai saat ini harga barang masih stabil dan terjangkau.

“Kami dari Pertiwi sudah mengecek langsung ke dua pasar tradisional. Dan hampir semua pedagang menyatakan tidak ada lonjakan harga sama sekali. Semua stabil dan masih dalam tingkat kewajaran. Jadi masyarakat tak perlu panik dan kuatir. Karena kepanikan yang ditimbulkan dari berita-berita hoax akan mudah dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab, untuk meraih keuntungan tertentu,” kata Revita.

Selain untuk merayakan Hari Ibu, Revita juga menambahkan, bahwa kehadiran Pertiwi Sumut ke pasar tradisional juga untuk bersilaturahmi dan mengajak masyarakat, untuk berpartisipasi dalam Pemilu 2019.

“Kami mengajak seluruh unsur masyarakat untuk berpartisipasi penuh dalam menyukseskan Pemilu 2019. Gunakan hak pilih yang kita miliki dan jangan golput. Nasib dan masa depan bangsa Indonesia ada di tangan kita semua. Gunakan hak pilih kita dengan baik dan pilihlah calon pemimpin yang kita anggap baik untuk membawa bangsa ini pada kejayaannya,” papar Revita.

Meski demikian, dalam kesempatan itu, Pertiwi Sumut tidak mengarahkan masyarakat untuk menyalurkan hak pilihnya pada salah satu pasangan calon. Menurutnya, mereka hanya bergerak untuk menggugah kesadaran dan hak warga negara, tanpa menekankan harus memilih siapa.

“Yang paling penting dari kegiatan menyukseskan Pemilu 2019 adalah menekan tingkat golput di tengah masyarakat. Semua masyarakat harus memilih, demi mewujudkan kehidupan yang lebih baik,” tandasnya.

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *