Bah ! Lagi ‘Gituan’ dengan Selingkuhan, Caleg Partai Berkarya Digerebek Polisi

Yogyakarta – Seorang calon anggota legislatif atau caleg Partai Berkarya digerebek oleh polisi saat bermesraan dengan wanita selingkuhannya. Si caleg tak berkutik ketika suami wanita selingkuhannya mengajak polisi dalam penggerebekan itu.

Caleg DPRD Bantul bernama Romie Hartanto itu dipergoki sedang indehoi dengan wanita bukan istrinya, Kurnia Dewi Agustin, di rumah kontrakannya di Desa Condongcatur, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta, Minggu dini hari.

Penggerebekan bermula dari informasi bahwa Romie dan Kurnia pergi bareng pada Sabtu malam, 8 Desember 2018. Sang suami diam-diam mengetahui kabar itu.

Sang suami lantas menguntit mereka, yang intensif berkomunikasi dalam dua bulan terakhir. Sang suami menguntit hingga Sukoharjo, Jawa Tengah, dan kembali lagi ke Yogyakarta menuju sebuah rumah indekos di Desa Condongcatur.

Setiba di rumah indekos yang juga berfungsi gudang obat kecantikan itu, sang suami tak langsung menggerebek istrinya, namun melapor ke Polsek Depok Timur. Lantas mereka bersama ketua RT setempat menggerebek rumah itu.

Tukiman, sang ketua RT, mengaku bahwa saat dia diminta datang, ada dua mobil yang sudah menunggu di depan indekos tempat menginap pasangan itu.

Polisi membenarkan informasi penggerebekan itu dan membenarkan juga nama atau identitas yang digerebek. “Ini penyidik sedang melakukan penyelidikan. Yang laki-laki R (Romie Hartanto) dan K perempuan (Kurnia Dewi Agustin),” kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda DI Yogyakarta, AKBP Yulianto, Senin, (10/12/2018).

Ketua Partai Berkarya Kabupaten Bantul, KRT Projo Kusumo, membenarkan juga kabar penggerebekan itu. Romie Hartanto memang caleg Partai Berkarya untuk DPRD Bantul dengan daerah pemilihan Kecamatan Banguntapan dan Kecamatan Piyungan.

Pimpinan Partai Berkarya masih menunggu proses hukum yang sedang berjalan dan memantau hingga nanti sampai ke persidangan dan vonis hakim. “Dia (Romie) kan sudah caleg tetap, dan tidak mungkin diganti. Nanti kalau terpilih pasti kita PAW (pergantian antarwaktu),” ujarnya.

Kasus asusila yang menimpa kader Partai Berkarya sekaligus caleg diakui menjadi pukulan partai pimpinan Tommy Soeharto. Lagi pula Berkarya baru pertama menjadi peserta pemilu dan sedang berusaha keras merebut simpati rakyat agar lolos ke Senayan.

“Jelas ini pukulan berat bagi kita. Sanksi tegas sudah kita siapkan jika terbukti dalam persidangan,” kata Projo.

Related Posts

LEAVE A COMMENT

Make sure you enter the(*) required information where indicated. HTML code is not allowed

Theme Settings

Please implement Expnews_Options_menu_location_multi_select::getCpanelHtml()

Please implement Expnews_Options_multi_select::getCpanelHtml()