INTI dan YSKI Rayakan Natal Bersama Disabilitas

Medan – Ribuan warga memenuhi pelataran Komplek CBD Polonia Blok BB 75-76 Medan. Mereka adalah penyandang disabilitas yang datang untuk mengikuti ibadah perayaan natal sekaligus memperingati hari Disabilitas Nasional tahun 2018 yang didukung dan dilaksanakan Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) Sumut dan Yayasan Surya Kebenaran Internasional (YSKI).

Mereka datang dengan kursi roda, tongkat, bahkan dipapah pendamping karena tidak melihat. Mereka tidak lemah, bahkan mereka saling memotivasi bertegur sapa. Natal kali ini mengusung tema Yohannes 15:12 dengan sub tema “Dalam Keterbatasan Kita harus Saling mengasihi.

Perayaan natal yang diisi dengan kidung pujian itu, membawa seluruh peserta ibadah larut dalam suasana khidmat. Pdt Marihot Situmorang yang juga penyandang disabilitas menjadi penghotbah dan memberi renungan serta semangat bagi seluruh penyandang disabilitas yang hadir. Kegiatan ibadah diiringi orkestra dari Yayasan Pendidikan Tuna Netra (Yapentra) Tanjungmorawa.

Sekretaris INTI Sumut Tomi Wistan mengatakan, kerjasama dengan YSKI untuk memberi perhatian kepada para penyandang disabilitas sudah menjadi kegiatan sepanjang tahun. “Kita menyadari bahwa apa yang kita peroleh, baik waktu, tenaga, materi bukan mutlak milik kita. Maka itu, kita berbagi dengan saudara kita yang lain. YSKI dan INTI mengajak rekan-rekan untuk menyisihkan sebagian dari waktu, tenaga dan materi yang dimiliki untuk kita berikan kepada penyandang disabilitas,” katanya.

Senada juga dikatakan Kordinator Kemanusiaan YSKI drg Annita selaku ketua pelaksana natal Disabilitas, bahwa apa yang dilakukan oleh YSKI adalah bentuk kepedulian kepada saudara sebangsa dan setanah air.

“Kami juga memikirkan dan mengasihi saudara ku sekalian, jangan khawatir Tuhan kirimkan rekan-rekan kita yang mau peduli. Tadi saya lihat datang tidak ada senyum, pulang dari sini harus senyum ya,” ujarnya.

Penyandang disabilitas dari Sumut memiliki potensi yang tidak kalah dengan masyarakat secara umum. “Teman kita kemarin menjadi juara renang di Para Olimpiade, ini menjadi kebanggan bagi kita,” katanya.

Acara ini dihadiri sejumlah tokoh masyarakat diantaranya Ketua Sumatera Berdoa JA Ferdinandus, Dewan Kota Medan Budi Sinulingga, Nabari Ginting, Ketua GAMKI Medan Parulian Tampubolon, Lansia Sumut H Sanggup Purba, tokoh masyarakat Edwin P Situmorang SH MH. Mewakili SGM, Sunardi, PDGI, Persatuan Inteligensia Kristen Indonesia (PIKI), PWKI, PGKI, dan sejumlah sponsor kegiatan tersebut. Juga hadir Hasan Wijaya Bidang Sosial INTI dan seluruh organisasi sayap INTI (Gema INTI dan PINTI) Sumut hadir.

Annita mengajak seluruh masyarakat untuk peduli kepada penyandang disabilitas. Bukan karena menilai mereka memiliki kekurangan, namun saling peduli merupakan tanggungjawab bersama sebagaimana layaknya satu bangsa. Tidak membedakan agama, suku, ras.

“Kita harus bersama dan saling membantu,” kata Annita yang juga Wakil Ketua INTI Sumut ini.

Pada kegiatan natal ini diserahkan kepada penyandang disabilitas kursi roda, tongkat, kaki pengganti (kaki palsu), alat bantu dengar, beras, sendal, peralatan mandi, makanan tambahan dan vitamin bagi anak balita, dan makan bersama. Paket sembako disediakan 1.200 paket sesuai kupon yang dibagikan, namun di akhir pembagian sembako masih banyak yang belum mendapat paket sembako dan merekapun tetap mendapat sama seperti yang memegang kupon.(jo)

Related Posts

LEAVE A COMMENT

Make sure you enter the(*) required information where indicated. HTML code is not allowed

Theme Settings

Please implement Expnews_Options_menu_location_multi_select::getCpanelHtml()

Please implement Expnews_Options_multi_select::getCpanelHtml()