Hasyim: Pemenangan Jokowi-Ma’ruf Harga Mati

TransBisnis.Com – Medan | Pemenangan pasangan Capres dan Cawapres Ir Joko Widodo-Prof KH Ma’ruf Amin yang diusung PDI Perjuangan adalah harga mati dan wajib hukumnya dimenangkan pada Pilpres 2019.

“Karena kita dan seluruh rakyat Indonesia percaya kepada beliau berdua mampu dan kapabel mempertahankan NKRI berdasarkan Pancasila, UUD RI 1945, Bhineka Tunggal Ika, membawa kemajuan bangsa serta menjamin survival negeri ini. Di tangan pasangan calon usungan PDI Perjuangan bersama koalisi Indonesia kerja Indonesia hebat dan adidaya akan terwujud. Karena itu, seluruh kader PDI Perjuangan di legislatif, eksekutif wajib hukumnya memenangkannya,” demikian tegas Ketua DPC PDI Perjuangan Hasyim SE pada Rakorcab Pemenangan Pilpres, Pileg 2019 yang dihadiri pengurus DPC se Kota Medan, pengurus PAC se Kota Medan, pengurus sayap partai, pengurus badan partai, Caleg DPRD Medan, Caleg DPRD provinsi, dan Caleg DPR RI yang dilaksanakan DPC PDI Perjuangan di Hotel Polonia, Senin (29/10).

Lebih lanjut dikatakan Hasyim yang juga Ketua Fraksi DPRD Medan ini, harus disadari paripurna kemenangan Jokowi-Ma’ruf Amin sejatinya adalah kemenangan bangsa Indonesia dari politik kebohongan politisi sontoloyo yang melancarkan hoax, ujaran kebencian, fitnah, adu domba, permusuhan memecah belah bangsa Indonesia.

PDI Perjuangan yang lahir dari rahim ibu pertiwi tidak boleh sekali-kali membiarkan negeri ini dirusak dan dicabik-cabik.

“Bung Karno, Bung Jokowi tegas mengingatkan agar seluruh anak negeri menjaga keutuhan bangsa dari rongrongan penghianat yang ingin merusak keutuhan dan kebhinnekaan Indonesia,” katanya.

Kader-kader PDI Perjuangan, lanjut Hasyim yang juga anggota Komisi C ini, harus memikul tanggungjawab memberhasilkan kemenangan Jokowi-Ma’ruf pada Pilpres 2019 dengan melakukan kerja door to door ke simpul-simpul masyarakat, bahu membahu, gotong royong satu sama lain dengan menghilangkan egoisme individu yang dapat merusak soliditas perjuangan parta di mata publik.

Sementara Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Sumut Lancar Siahaan dalam sambutannya mengajak seluruh kader dan pengurus lainnya yang hadir agar bertaubat untuk kalah. Cukup yang lalu kalah. Kekalahan yang telah lalu karena PDI tidak bisa memenangkan gubernur Sumut, tidak bisa membawa calon walikota dengan kursi PDI saja.

“Oleh karenanya mari kita semua bahu membahu baik sesama caleg, struktur partai dari DPC, PAC, ranting. Mungkin jika ada anak ranting kita harus bahu membahu agar kita mendapat kursi di provinsi maupun Kota Medan. Ini yang paling penting. Mari kita rubah karakter, khususnya kader dan struktural partai yang ada di Kota Medan,” katanya.

Dikatakannya, pengurus DPD sudah keliling 32 kabupaten/kota se Sumut, namun baru di Medan ditemukan karakter yang tidak menghormati kegiatan tersebut. Upacara nasional pun peserta yang hadir bercanda.

“Empat tahun yang saya rasakan, saksikan dan dengarkan. Saya ingin seluruh peserta yang hadir agar merubah karakter lebih disiplin,” tegasnya.

Tampak hadir dalam kegiatan tersebut para caleg untuk DPR RI Rahmad Hidayat, caleg DPRD Sumut di antaranya Henry Jhon Hutagalung, Caleg DPRD Medan Wong Chun Sen, Boydo HK Panjaitan, Paul MA Simanjuntak, Edward, Daniel Pinem, Umi Kalau, Robby Barus dan lainnya.(jo)

Related Posts

LEAVE A COMMENT

Make sure you enter the(*) required information where indicated. HTML code is not allowed

Theme Settings

Please implement Expnews_Options_menu_location_multi_select::getCpanelHtml()

Please implement Expnews_Options_multi_select::getCpanelHtml()