Anak Korban Percaya Mayat yang Mengapung di Perairan Batubara Ibunya

TransBisnisi.Com – Batubara | Anak korban Desi Rahwati (24) menyakini mayat wanita yang ditemukan mengapung di perairan laut Pulau Pandan Kabupaten Batubara, Sumatera Utara, Selasa (16/10/2018) sekitar pukul 10.00 WIB kemarin adalah sosok sang ibu yang menghilang bersamaan dengan ayah dan adiknya beberapa waktu lalu.

Ini dikatakannya saat melihat kondisi jenazah di RS Bhayangkara Medan, Rabu (17/10). Disana, jasad lalu dibawa menuju kamar mayat untuk dilakukan pembersihan dan autopsi, untuk mengetahui identitas korban.

Dokter di RS Bhayangkara Medan, dr Ismu Rizal mengatakan kondisi jenazah sudah mulai rusak.

“Saat ini sedang dilakukan identifikasi. Tadi anaknya sudah melihat ciri-ciri dari korban,” kata Ismu di RS Bhayangkara.

Berdasarkan pengakuan anak korban, lanjut Ismu Rizal, ia meyakini jenazah perempuan ini adalah ibu kandungnya.

Hal itu kata ISmu dipastikan setelah Desy mencocokan beberapa bagian tubuh yang ia kenali sebagai ibunya, diantaranya gigi, bekas melahirkan dibawah perut, bekas luka dipaha sebelah kanan dan kedua jari kaki, serta tinggi badan.

“Dari beberapa ciri-ciri tertentu, dia meyakini kalau mayat itu ibunya. Ciri-ciri yang dimaksud seperti gigi, bekas melahirkan, bekas luka, sampai jari-jari kakinya, dia meyakini itu ibunya,” ungkap Ismu.

Lebih lanjut, pihak dokter forensik yang menangani belum dapat memastikan dengan nalar umum, sebab berdasarkan hasil tes DNA, baru dokter dapat menyimpulkan jenazah apakah korban pembunuhan satu keluarga yang terjadi di Lubukpakam belum lama ini.

“Forensik tetap akan melakukan pemeriksaan DNA. Perkiraan mayat sudah lama, karena kondisinya sudah cukup rusak. Diperkirakan sekitar seminggu lebih,” jelas Ismu.

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *