Hujan Selama 3 Hari, 5 Desa di Asahan Terendam Banjir

TransBisnis.Com – Asahan |Akibat intensitas hujan yang tinggi selama tiga hari belakangan sebanyak 5 desa di Kabupaten Asahan terendam banjir.

Menurut Kabid Kedaruratan dan logistik BPBD Kabupaten Asahan, Khaidir Sinaga mengatakan desa yang terendam banjir itu berasal dari dua kecamatan yakni Kecamatan Tinggi Raja dan Kecamatan Buntu Pane. Total banjir menggenangi sekitar 16 dusun, dan berdampak pada 549 KK/RT atau sekitar 546 jiwa.

“Banjir ini akibat dampak tingginya intensitas hujan dalam 3 hari terakhir, baik di hulu dan wilayah Kab. Asahan, serta turunnya hujan dengan intesitas sedang pada tanggal 10 Oktober 2018 dini hari yang berdampak naiknya debit air sungai di bagian hulu wilayah Kab. Asahan secara cepat dan signifikan,” sebut Khaidir.

Adapun rincian wilayah terdampak banjir antara lain, Desa Piasa Ulu Kec. Tinggi Raja sebanyak 6 Dusun (Dusun I, II, III, VII, VIII, IX), dengan jumlah rumah tangga terdampak tergenang air sebanyak 326 KK/RT (983 jiwa).

Desa Terusan Tengah Kec. Tinggi Raja sebanyak 1 Dusun (Dusun X Rawa Rejo), dengan jumlah rumah tangga terdampak tergenang air sebanyak 115 KK/RT (261 jiwa). Desa Teladan Kec. Tinggi Raja sebanyak 3 Dusun (Dusun V, VI, X), dengan jumlah rumah tangga terdampak tergenang air sebanyak 35 KK/RT (92 jiwa).

Desa Buntu Pane Kec. Buntu Pane sebanyak 4 Dusun (Dusun III, V, XI, XII), dengan jumlah rumah tangga terdampak tergenang air 47 KK/RT (132 jiwa).

Desa Prapat Janji Kec. Buntu Pane sebanyak 2 Dusun (V dan VII), dengan jumlah rumah tangga terdampak tergenang air 26 KK/RT (78jiwa).

“Sejauh ini BPBD Kabupaten Asahan telah menyalurkan bantuan pemenuhan kebutuhan dasar dapur umum kepada korban yang rumahnya terkena tergenang air yang dievakuasi ketempat yang aman. BPBD juga menerjunkan SATGAS PB ke lokasi kejadian bersama-sama perangkat pemerintah setempat dan warga dalam proses penilaian, penanganan, dan evakuasi warga yang terdampak ke titik lokasi yang aman, terutama bagi bagi Lansia dan Balita,”sebutnya.

BPBD lanjut Khaidir juga menghimbau dan berkoordinasi dengan dinas terkait dan perangkat daerah dilapangan agar senantiasa siaga dalam menghadapi kondisi saat ini maupun jika kondisi genangan air bertambah naik, sembari mempersiapkan posko siaga lapangan yang disertai tenaga kesehatan guna mengantisipasi hidrasi pada warga.

“Kondisi terkini genangan luapan air mulai berangsur surut. Tidak ada korban jiwa namun hambatannya masih adanya warga yang enggan dievakuasi walau rumahnya telah digenangi air hingga 120-150cm di dalam rumah,” tukas Khaidir.

Related Posts

LEAVE A COMMENT

Make sure you enter the(*) required information where indicated. HTML code is not allowed

Theme Settings

Please implement Expnews_Options_menu_location_multi_select::getCpanelHtml()

Please implement Expnews_Options_multi_select::getCpanelHtml()