Kurs Rupiah Mendekati Level Rp14.900 Per Dollar AS

TransBisnis.Com – Jakarta | Menurut Kepala Riset MNC Sekuritas Edwin Sebayang melihat, sentimen utama yang bisa menyebabkan pelemahan IHSG hari ini cenderung dari domestik. Terutama karena nilai tukar rupiah yang mendekati Rp 14.900 per dollar AS.

“Kondisi ini justru membuat APBN Indonesia semakin babak belur, karena akan membuat bengkak subsidi BBM ditengah penantian kenaikan Fed Fund Rate (FFR) oleh Bank Sentral AS atau The Fed, serta menunggu respons Bank Indonesia atas kenaikan FFR tersebut,” jelasnya, Selasa (25/9).

Di samping itu, Edwin memperkirakan defisit transaksi berjalan atau curent account deficit (CAD) Indonesia pada kuartal III 2018 masih tetap tinggi, di mana di kuartal II 2018 CAD mencapai 3,04% dari produk domestik bruto (PDB) atau senilai US$ 8 miliar. CAD ini lebih tinggi dari kuartal I 2018 yakni sebesar US$ 5,7 miliar.

“Indeks diperkirakan akan bergerak pada kisaran 5.838-5.909, dengan potensi pergerakan rupiah dikisaran Rp 14.820-Rp 14.930 per dolar AS,” ungkap Edwin.

Related Posts

LEAVE A COMMENT

Make sure you enter the(*) required information where indicated. HTML code is not allowed

Theme Settings

Please implement Expnews_Options_menu_location_multi_select::getCpanelHtml()

Please implement Expnews_Options_multi_select::getCpanelHtml()