Asian Games 2018 Picu Okupansi Hotel di Jakarta Naik 100 Persen

TransBisnis.Com|Berita Jakarta – Asian Games 2018, memiliki dampak positif terhadap bisnis perhotelan di kota Jakarta.

Hal ini terbukti perhelatan olah raga terakbar kedua di dunia setelah olimpiade tersebut mempengaruhi kunjungan wisatawan lokal dan mancanegara.

Di mana Savills Indonesia mencatat, hingga pekan kedua penyelenggaraan kompetisi fisik bangsa-bangsa Asia itu tingkat hunian hotel meroket hingga 100 persen.

Padahal, saat tak ada event besar, okupansi hanya berkutat di angka 50 persen hingga 60 persen.

Menururt Direktur Riset Savills Indonesia Anton Sitorus mengungkapkan data tersebut saat menjawab.

“Asian Games adalah peristiwa besar, big issue, yang membutuhkan dana yang juga besar. Ada banyak orang asing yang membutuhkan tempat untuk stay selama eventberlangsung,” tutur Anton.

Hal ini dibenarkan Corporate Communication and Event Tauzia Group yang mengelola Harris FX Sudirman, Yani Sinulingga.

Menurut dia hotel yang berada persis bersebelahan dengan kawasan Gelora Bung Karno (GBK) Senayan ini, penuh terisi.

“Okupansi 100 persen,” kata Yani.

Wajar apabila hotel-hotel dan apartemen-apartemen sewa servis dan non-servis di sekitar venuepenyelenggaraan, penuh.

Bayangkan, Asian Games ke-18 ini melibatkan 17.000 peserta dari 45 negara. Rinciannya, 11.000 atlet dan 5.000 ofisial.

Namun begitu, lanjut Anton, kinerja okupansi ini tidak diimbangi dengan pertumbuhan tarif hotel harian atau average daily rate(ADR).

“Sayangnya, ADR tidak naik. Masih sama seperti sebelum Asian Games berlangsung,” imbuh dia.

Berdasarkan riset Colliers, ADR hotel di Jakarta sebelum Asian Games masih berkisar 80 dollar AS per kamar. Angka tersebut tidak terpaut jauh dibandingkan pada akhir 2017.

Rata-rata tarif harian tertinggi tercatat pada Februari 2014 silam yang mencapai di atas 100 dollar AS per kamar.

Hingga akhir 2018, Jakarta memiliki 2.488 kamar baru. Kamar ini terdiri dari 836 kamar hotel bintang 3, 815 kamar hotel bintang 4, dan 837 kamar hotel bintang 5.

Adapun secara kumulatif, jumlah hotel bintang 4 mencapai hampir 16.000 kamar, bintang 5 sekitar 13.000 kamar, dan bintang 3 sekitar 11.000 kamar.

Sedangkan dari segi proyek, sepanjang kuartal I-2018 ada sebanyak hampir 40 proyek hotel bintang 5, 70 proyek hotel bintang 4, dan lebih dari 80 proyek hotel bintang 3.(kompas)

Related Posts

LEAVE A COMMENT

Make sure you enter the(*) required information where indicated. HTML code is not allowed

Theme Settings

Please implement Expnews_Options_menu_location_multi_select::getCpanelHtml()

Please implement Expnews_Options_multi_select::getCpanelHtml()