Sebar Isu PKI, The Family MCA Disikat Mabes Polri

Sebar Isu PKI, The Family MCA Disikat Mabes Polri

Trans Jakarta | Ternyata sindikat Muslim Cyber Army yang tergabung dalam grup WhatsApp bernama The Family MCA. Polisi baru-baru ini kembali mengungkap aksi kelompok pelaku ujaran kebencian yang menyebarkan berita bohong alias hoax.

Di mana Kelompok ini diduga melakukan kejahatan dengan melempar isu provokatif di media sosial. Beberapa isu krusial yang dimunculkan seperti kebangkitan Partai Komunis Indonesia (PKI), penculikan ulama hingga penyerangan terhadap nama baik Presiden, serta tokoh-tokoh tertentu.

Dalam pengungkapan MCA ini mengingatkan tujuh bulan sebelumnya dengan hebohnya keberadaan sindikat Saracen. Kedua kelompok ini punya ciri khas ingin memecah belah umat beragama dengan menyampaikan informasi hoax. Meski praktiknya sama dalam kasus ujaran kebencian, tapi pergerakan kelompok MCA dinilai lebih masif.

BACA–> Harga Emas Antam Hari Ini Alami Kenaikan Cukup Signifikan

“Karakteristik agak mirip. Nah, Saracen punya organisasi terstruktur, tapi kalau MCA kan tidak. Hanya satu visi misi, tapi ada jelas kelompoknya,” papar Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol Setyo Wasisto.

Sebanyak 14 anggota terkait MCA sudah diamankan aparat. Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri menyatakan delapan orang ditangkap pada awal 2018. Sementara itu, enam pelaku lain yang diduga anggota inti dari The Family MCA dicokok pada Senin, 26 Februari 2018.

Lalu, penangkapan enam anggota yang punya pengaruh tersebut dilakukan di beberapa daerah. Terakhir, satu anggota lagi atas nama Fuad Sidiq ditangkap di Desa Cidadali, Tasikmalaya, Jawa Barat.

BACA–> Rupiah Melemah Tajam ke Level Rp13.594/U$D

Namun, tak berhenti pada anggota, polisi masih mendalami dalang kelompok MCA. Tim penyidik juga akan mengusut dugaan aktor intelektual atau pihak yang membiayai kelompok provokatif tersebut.

“Ini sedang kami dalami, artinya kalau ini terbukti konspirasi kan akan terlihat, siapa berbuat apa, bertanggung jawab kepada siapa akan ketahuan. Kami akan ungkap semua,” tamha Setyo.(viva)

Related Posts

LEAVE A COMMENT

Make sure you enter the(*) required information where indicated. HTML code is not allowed

Theme Settings

Please implement Expnews_Options_menu_location_multi_select::getCpanelHtml()

Please implement Expnews_Options_multi_select::getCpanelHtml()