Tingkatkan Produksi dan Produktifitas Tanaman Pangan Sumut dengan Kartu Tani

MEDAN – Mudahkan Kelompok Tani untuk membeli pupuk bersubsidi, Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Sumut segera merealisasikan Kartu Tani setelah Jawa Barat yang sudah berlangsung.

Target, Juni mendatang para Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) atau petani se Sumut sudah dapat menggunakan dan merasakan keuntungan penggunaan Kartu Tani.

Adapun keuntunganya, Kartu Tani merupakan alat transaksi berupa kartu debit yang dapat digunakan oleh para petani untuk membeli pupuk bersubsidi.
Dengan data lengkap di dalamnya, maka petani pemegang Kartu Tani akan lebih mudah mendapatkan pupuk subsidi. Selain itu, kartu tersebut bisa berfungsi sebagai kartu penjualan hasil panen.

“Target di Sumut pelaksanaan penggunaan Kartu Tani mulai tahun ini pada musim tanam di awal Juni,” ungkap Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura, Azhar Harahap saat rapat kordinasi Kartu Tani di hotel Polonia Medan. Selasa (13/2).

Azhar mengatakan, pihaknya masih mempersiapkan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) secara online dikarenakan harus di masukan ke dalam aplikasi.

“Sesuai dengan kebutuhan, maka yang berhak menerima Kartu Tani di berikan secara perorang bukan secara perkelompok dan sesuai dengan kebutuhan dan luas lahanya,” terangnya.

Sambungnya, untuk perorang yang akan menerima Kartu Tani, batas luas lahannya maksimal hanya 2 hektar saja dan data-datanya akan di aplikasikan ke dalam sistem online.

“Tujuannya untuk menciptakan agar pupuk subsidi tepat sasaran, tepat jumlahnya dan tepat kepada waktu yang di butuhkan petani dan tidak terjadi peyimpangan kepada orang yang tidak berhak menerima pupuk bersubsidi. Saat ini yang kita daftar hanya sawah,” pungkasnya.(wirna)

Related Posts

LEAVE A COMMENT

Make sure you enter the(*) required information where indicated. HTML code is not allowed

Theme Settings

Please implement Expnews_Options_menu_location_multi_select::getCpanelHtml()

Please implement Expnews_Options_multi_select::getCpanelHtml()