Februari Mendatang, ACT Bersama MRI Berikan Bantuan 10 Ribu Ton Beras Ke Palestina.

MEDAN-Melalui Aksi Cepat Tanggap (ACT), Indonesia terus memberikan bantuan kepada masyarakat Palestina. Pada 21 Februari 2018 Mendatang, ACT memberangkatkan satu buah kapal kemanusiaan dengan muatan 10.000 Ton Beras melalui pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

“ACT sudah menggerakan seluruh lapisan masyarakat Indonesia khususnya di Sumatera Utara (Sumut) untuk ikut serta membantu saudara-saudara kita di Palestina yang saat ini sedang mengalami penderitaan,” ungkap Sayid Modrik, selaku Tim Philantropy Network Departement (PND) ACT Sumut saat konferensi pers di Jalan Gajah Medan. Jumat (12/1) malam.

Tidak hanya itu, dalam aksi kemanusiaannya ACT telah memberikan fasilitas kesehatan berupa membangun Rumah Sakit, Dapur Umum untuk menyediakan makanan bagi masyarakat palestina juga meneyediakan pakaian hangat di kala musim dingin dan membangun pabrik Roti untuk mencegah kekurangan pasokan makanan dan tidak lupa juga membangun sekolah agar anak-anak palestina tetap mendapatkan haknya untuk mengenyam bangku pendidikan.

“Sistemnya berupa donasi, seperti memberikan beras bisa berupa per 1kg, dan per 10kg, dan 50kg untuk d kirim ke sana. Dimana kita hargai per kilogramnya di hargai Rp. 15.000 karena kita menggunakan jalur yang di kuasi oleh Zionis Israel,” jelasnya.

Tidak sampai disitu, aksi kemanusiaan ini di dukung penuh oleh Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia Kota Medan, Prof Mohammad Hatta.

Dirinya mengungkapkan apresiasi atas kegiatan kemanusiaan yang sudah beberapa tahun terakhir membantu masyarakat Palestina yang Negaranya telah di bombardir secara brutal oleh tentara zionis Israel.”ACT telah memberikan bantuan kepada Palestina. Masyarakat palestina sangat berterimakasih kepada Indonesia. Maka dari itu dengan sangat antusias kami ikut serta mendukung segala kegiatan ACT,” pungkasnya.

Menurutnya, umat yang beragama seharusnya bersatu untuk membela saudara-saudara yang berada di palestina, dimana masyarakatnya mendapatkan perlakuan yang tidak sewajarnya. Masyarakat Palestina mengalami penindasan secara brutal dan tidak berperikemanusiaan. Tidak sampai disitu, dia menyebutkan bahwa penduduk palestina bukanlah sepenuhnya beraga Islam, melainkan terdiri dari beberapa agama yang turut serta menerima perlakuan yang tidak terpuji.

“Saya menghimbau seluruh masyarakat Indonesia khususnya untuk Sumut untuk  bergerak menyatukan hati kita  menyumbangan atau memberikan bantuan kepda mereka yang terjajah di masa-masa yangg modren ini. Saya berterimakasih kepada ACT yang telah menggagas kegiatan ini, semoga Allah Swt membalasnya,” tuturnya.

Tidak hanya dapat dukungan dari MUI Kota Medan, dukungan lain juga di ungkapkan oleh MUI Sumut. Melalui perwakilanya, Sekretaris MUI Sumut, Ardiansyah menuturkan bahwa negara di dunia tidak selamanya mendukung penuh gehara yang menjadi otak dari segala penyerangan terhadap negara Palestina tersebut.

“Kita sudah melihat kebesaran Allah bagaimana negara di dunia ini tidak selamanya mendukung Negara Amerika. Dimana di pimpin oleh kepala negara yang buruk. Dan ini sudah terbukti dan di akui sebagian penduduk Amerika,” katanya.

Dengan ini, Ardianyah menyampaikan dukungan penuh atas aksi-aksi kemanusiaan yang seperti ACT lakukan. “Mudah-mudahan Allah meridhoi gerakan kita mengirim 10.000 ton beras. Allah akan menolong hambanya manakala hambanya menolong sesamanya,” tutupnya.(wirna)

Related Posts

LEAVE A COMMENT

Make sure you enter the(*) required information where indicated. HTML code is not allowed

Theme Settings

Please implement Expnews_Options_menu_location_multi_select::getCpanelHtml()

Please implement Expnews_Options_multi_select::getCpanelHtml()