Pengusaha Muslimah Harus Wujudkan Prinsip Syariah Dalam Usaha

MEDAN|Puncak perayaan HUT ke-1 Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (IPEMI) Sumatera Utara yang dilaksanakan di Raz Plaza and Convention Hall, Senin (23/10), berlangsung meriah, sejak pagi hingga malam hari.

Diawali dari pagi hari dengan kegiatan donor darah yang dibuka untuk umum, bazaar dan gelaran berbagai lomba seperti mewarnai, marhaban, stand bazaar terbaik, dll. Siang harinya berlangsung acara puncak tasyakur milad yang diramaikan dengan penampilan artis ibukota Dorce dan berlanjut malam hari dengan rakerwil IPEMI Sumut yang pertama. Rakerwil dihadiri oleh seluruh pengurus DPD yang telah terbentuk dan dilantik.

Acara tersebut dihadiri oleh seluruh penasehat, pengurus dan anggota DPW IPEMI Sumut serta perwakilan DPD, antara lain DPD Kabupaten Langkat, Binjai, Serdang Bedagai, Tebing Tinggi, Pematangsiantar, Deliserdang, Tanjungbalai, Labura, Asahan, Batubara dan Labuhan Batu. Ketua TP PKK Provinsi Sumatera Utara, Hj Evi Diana Erry Nuradi juga terlihat hadir didampingi Kadis Koperasi dan UKM Sumut, H.M. Zein Siregar, Msi, yang mewakili Gubsu, pejabat Bank Sumut dan Rukun Wanita Bank Sumut, perwakilan Bank Indonesia dan Wakil Ketua DPD RI, Prof.DR.Ir.Hj. Darmayanti Lubis.

Dalam sambutannya, Ketua IPEMI Sumut, Hj Yulidar Bugis, SE, menyampaikan rasa syukurnya atas satu tahun usia bakti IPEMI dalam membangun dan mengembangkan potensi UKM muslimah di Sumatera Utara.

Ia juga menyampaikan rasa terima kasih terhadap seluruh pengurus dan anggota IPEMI Sumut serta berbagai pihak yang telah membantu dan bersinergi dalam mewujudkan berbagai misi, visi dan program kerja organisasi yang dipimpinnya.

Sebelumnya, dalam konferensi pers yang digelar sebelum acara puncak, Yulidar menegaskan bahwa IPEMI tidak hanya fokus pada pengembangan usaha dan penguatan ekonomi muslimah belaka, melainkan mengupayakan pembinaan dalam pembentukan mental wira usaha Islami. Prinsip-prinsip syariah diharapkan dapat diwujudkan dalam setiap kegiatan usaha yang dilakukan oleh para anggota IPEMI. Menurut Yulidar, organisasi yang dipimpinnya siap menjadikan Sumut sebagai pusat pengembangan ekonomi syariah.

“Pengusaha muslimah perlu memanfaatkan peluang yang ada untuk menembus pasar nasional dan global dengan berbagai produk unggulan, yang kami dukung dari sisi pembinaan dan peningkatan kualitas produksi serta menembus dan membuka jalur pemasaran yang lebih meluas. Memperkuat jaringan dan sinergi juga sangat dibutuhkan untuk mengukuhkan keberadaan atau eksistensi pengusaha muslimah,” tandasnya.

Sementara itu, Gubsu dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kadis Koperasi dan UKM Sumut, H.M. Zein Siregar, Msi, selain menyampaikan ucapan selamat juga menekankan peran dan fungsi strategis

IPEMI Sumut dalam membantu mengembangkan usaha-usaha yang dimiliki para muslimah, sehingga dapat terus berkembang dan berkontribusi dalam pembangunan nasional. Dengan demikian, akan berdampak langsung dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Gubsu juga berharap agar keberhasilan yang telah diraih oleh para pengusaha muslimah dapat dijadikan sebagai inspirasi dan semangat bagi para pelaku ukm muslimah lainnya untuk mencapai prestasi yang sama.

Gubsu juga mengapresiasi peluncuran Gerakan Muslimah Membangun yang telah menyadarkan kembali komitmen muslimah Indonesia untuk berperan nyata dalam aktivitas pembangunan nasional.

Dalam kesempatan tersebut, Gubsu yang diwakili Kadis Koperasi dan UKM Sumut, juga membuka secara resmi Rakerwil IPEMI Sumut yang pertama dan berharap program-program kerja baru yang akan disusun dapat diwujudkan dengan baik dalam koridor kerja cerdas dan kerja ikhlas yang menjadi landasan bergerak IPEMI.

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *