Signal Kuat Telkomsel Jelajahi Bukit Indah Simarjarunjung

Oleh Muhammad Darwinsyah Purba

Destinasi Wisata Bukit Indah Simarjarunjung mungkin tak asing lagi untuk kalangan muda di kota Medan dan sekitarnya. Selain dikenalnya dengan keindahan pemandangan Danau Toba, para pengunjung dapat menikmati berbagai Spot Foto dari Bukit Indah Simarjarunjung yang dapat anda bagikan melalui media sosial ataupun koleksi pribadi dengan mengabadikan momen berfoto, membuat vlog dll dengan background Danau Toba yang begitu memukau mata. Para pengunjung bisa langsung mengupdate ke medsos dengan signal kuat Telkomsel.

Salah satu nya seperti bersepeda terbang ke langit khayangan, anda dapat merogoh isi kantong Rp 5000, anda dapat mengabadikan momen berfoto sambil mengayunkan sepeda. Selain itu, anda juga dapat mengabadikan momen berfoto di Balon terbang dengan membelakangi view Danau Toba.

Dengan pemandangan yang begitu indah tak salah Bukit Indah Simarjarunjung wajib ada di daftar liburan anda dan tak perlu dengan biaya yang mahal anda sudah dapat menikmati keindahan Danau Toba dari ketinggian Bukit Indah Simarjarunjung.

Jadi, apalagi yang ditunggu, buruan habiskan waktu libur Anda di Bukit Indah Simarjarunjung dengan membuat momen foto yang menarik bersama sahabat maupun pasangannya masing-masing.

Untuk diketahui, Bukit Indah Simarjarunjung berada di Kabupaten Simalungun, tepatnya di Desa Sipintu Angin, Kecamatan Dolok Pardamean, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.

Jika Anda berangkat dari Kota Medan ke lokasi ini, Anda baiknya lewat dari Silangit – Brastagi – Simpang Merek – Dolok Saribu – Simarjarunjung. Untuk menuju Bukit Indah Simarjarunjung anda akan menempu waktu perjalanan yang akan Anda tempuh ke lokasi ini sekitar 3 – 4 Jam dari Medan.

Jika Anda berangkat dari Tarutung, Balige, anda akan melewati Kota Parapat – Sidamanik – Simarjarunjung sekitar 2 Jam dari Parapat.

Dengan Menaiki Pohon Cinta di Bukit Indah Simarjarunjung, Anda Dapat Menikmati Pesona Danau Toba. Lokasi Bukit Indah Simarjarunjung (BIS) baru-baru ini muncul sebagai destinasi wisata baru yang hits di Desa Sipintu Angin, Kecamatan Dolok Pardamean, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.

Tak heran, kondisi daratan di perbukitan ini menjadi lokasi bagi masyarakat luas khususnya kaum muda memajakan mata. Daerah ini, sudah banyak dikunjungi wisatawan dari berbagai daerah. Bahkan tidak jarang wisatawan mancanegara singgah di lokasi ini guna menyaksikan langsung pemandangan indah Danau Toba yang terlihat jelas di hadapan Anda saat di Bukit Indah Simarjarunjung.

Sambil merasakan kesejukan udara yang cukup dingin menerpa kulit, dan melihat burung-burung imigran datang dari Pulau Samosir di pagi hari, Anda dapat menaiki 4 rumah pohon cinta yang berbentuk love. Dari atas rumah pohon ini, pemandangan hamparan Danau Toba, Pulau Samosir, Desa Tiga Ras, Bukit Barisan nan hijau dan beberapa pulau di pinggiran danau vulkanis terbesar di dunia itu benar-benar menjadi sihir penenang hati dan pikiran.

Belum lagi jika sore hari, hamparan sunset di langit menjadi keindahan tersendiri yang luar biasa menawan. Seperti di Kalibiru, Yogyakarta, rumah pohon di Bukit Indah Simarjarunjung juga jadi ajang para pengunjung untuk berselfie ria. Kalau di Yogyakarta rumah pohon berlatar Waduk Sermo, di Simarjarunjung jelas lebih eksotis lagi karena hamparannya adalah Danau Toba.

Maruli Siahaan, Pengembang Destinasi wisata Bukit Indah Simarjarunjung

Menurut Maruli Siahaan, Pengembang Destinasi wisata Bukit Indah Simarjarunjung menuturkan termotivasi untuk membuat Bukit Indah Simarjarunjung (BIS) pertama sekali saat melihat rumah-rumah pohon yang ada di Jogjakarta (Kalibiru). Melihat pemandangan tersebut membuat dirinya memulai mendirikan usaha itu pada tanggal 27 Desember silam. “Idenya ini berasal dari Kali Biru Jawa Tengah. Untuk saat ini sudah 4 rumah pohon cinta yang selesai dibangun,”katanya.

Untuk menikmati rumah pohon ini, pengunjung dapat merogoh kocek Rp5.000/orang untuk durasi 5 menit. Tak hanya rumah pohon, pengelola juga menyediakan flying fox bagi pengunjung yang ingin menguji adrenalin. Meski cuma berjarak 100 meter, flying fox ini cukup untuk membuat penggunanya menjerit histeris.

Tarif flying fox ini Rp 30 ribu/orang sekali meluncur. Namun untuk dua orang, dapat potongan harga dengan hanya bayar Rp 50 ribu. Bagi yang suka camping, pengunjung juga boleh mendirikan tenda di lokasi ini. Biayanya cukup Rp 30 ribu/tenda. Meski begitu, pihak pengelola tidak menyediakan tenda di sini.

Selain tarif, ada juga biaya parkir bagi yang membawa kendaraan ke lokasi. Dari pelang yang ada di gerbang masuk itu tertulis biaya masuk roda 4 sebesar Rp 10.000, sedangkan roda 6 sebesar Rp20.000.

Untuk akses ke lokasi, Kamu butuh waktu 2 jam perjalanan dari kota Balige untuk sampai ke lokasi ini. Sementara jika ditempuh dari Kota Parapat hanya butuh 1 jam. Beda lagi jika pengunjung datang dari Pematang Siantar, yang membutuhkan waktu sekira 1,5 jam melalui Simpang Raya atau dari Sidamanik.

Sedangkan dari Kabanjahe, pengunjung butuh waktu 2 jam. Pengunjung tidak perlu khawatir dengan kondisi jalan menuju lokasi ini. Sebab dari semua penjuru, insfraktruktur jalan sudah cukup maksimal alias memadai, meski memang belum ada transportasi umum yang melayani rute ini. Tetapi dari simpang desa menuju lokasi ini, pengunjung disuguhi jalan sedikit licin dengan tanah liat, namun hanya itu hanya sekira 200 meter saja.

“Jaringan Telkomsel banyak membantu wisatawan lokal ke destinasi ini kerena mereka ketika usai berselfie ria ingin langsung mem-publish foto-foto mereka ke medsos dengan begitu dari pengunjung ini lah Bukit Indah Simarjarunjung menjadi dikenal oleh masyarakat baik di Sumut maupun diluar dari luar daerah. Signal Telkomsel disini sangat kuat sehingga para pengunjung bisa langsung mempublish kegiatannya di Bukit Indah Simarjarunjung ini,” kata Maruli Siahaan.

Sementara, Indah (18) salah seorang pengunjung asal Binjai mengaku sangat puas atas sajian wisata rumah pohon tersebut. “Kami baru saja sampai dari Binjai. Kami kemari mau liburan sekaligus kasih Suprise sama pacar saya yang lagi ulang tahun. Karena disini katanya ada pohon cinta, jadi kami kemari. Saya tau ada pemandangan bagus seperti ini dari Media Sosial (Medsos) Instagram dengan menggunakan kartu Puas Internetan Telkomsel 4G sehingga kita bisa langsung mempublish foto-foto ke facebook atau ke istagram jadi temen-temen bisa langsung melihat foto dan kegiatan kita,” kata Indah.

Dalam beberapa tahun terakhir, Telkomsel juga selalu mendukung kebutuhan komunikasi berbagai event pariwisata berskala internasional, seperti Sail Wakatobi-Belitong 2011. Juga, Sail Morotai 2012, Sail Komodo 2013, Sail Raja Ampat 2014, Sail Tomini 2015, dan terakhir Sail Selat Karimata 2016 yang berlangsung pada pertengahan bulan Oktober 2016.

Hal ini sekaligus membuktikan konsistensi pembangunan jaringan yang dilakukan oleh Telkomsel ke berbagai lokasi, bahkan hingga ke daerah pelosok, agar masyarakat bisa tetap terhubung.

Selain di 12 destinasi wisata utama, Telkomsel juga melakukan maintenance kualitas jaringan secara rutin di ratusan lokasi wisata mulai dari ujung barat hingga ujung timur Indonesia, termasuk menggelar kegiatan True Broadband Experience (TrueBEx).

Menggunakan perangkat bernama Mobile Quality Agent (MQA), pengujian yang dilakukan untuk mengukur kecepatan akses data broadband Telkomsel dalam TrueBEx di antaranya aktivasi paket melalui menu *363# dan aplikasi My Telkomsel, browsing portal berita online, uploading status dan foto di media sosial.

High Definition (HD) video streaming, pengiriman foto melalui aplikasi pesan instan, serta pengecekan kecepatan akses data melalui aplikasi speedtest.

Related Posts

LEAVE A COMMENT

Make sure you enter the(*) required information where indicated. HTML code is not allowed

Theme Settings

Please implement Expnews_Options_menu_location_multi_select::getCpanelHtml()

Please implement Expnews_Options_multi_select::getCpanelHtml()