GAPAI Sumut Bakal Rusuh Jika Hakim Vonis Anthony Tidak Diatas Tuntutan

MEDAN|Gerakan Anti Penistaan Agama Islam (Gapai) Sumut meminta Majelis Hakim Pengadilan Negeri Medan menjatuhkan hukuman maksimal kepada Anthony Ricardo Hutapea alias Anthony alias Antoni (62) terdakwa kasus penistaan agama.

“Majelis hakim untuk menjatuhkan hukuman atau vonis kepada Antoni‎ dengan hukuman maksimal. Karena, hakim harus menciptakan rasa keadilan bagi umat islam yang sudah tersakiti hatinya atas perbuatan terdakwa,” ungkap Ketua Tim Hukum Gapai Sumut Ade Lasmana SH kepada wartawan.

Ade mengungkapkan majelis hakim harus menjatuhkan hukuman kepada Antoni di atas tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU), yang menuntut terdakwa dengan hukuman selama 2 tahun dan enam bulan penjara.

“Majelis hakim harus menjatuhkan hukuman dengan hati jernih dengan memvonis terdakwa diatas tuntutan JPU saat itu,” kata Ade.

Untuk diketahui, Sidang dengan agenda pembacaan surat putusan atau vonis akan digelar di PN Medan, Selasa 15 Agustus 2017. Ade mengatakan pihaknya akan mengawal sidang tersebut.

“Kalau hakim menjatuhkan hukuman dibawah tuntutan jaksa akan berisiko besar. Bakal terjadi kerusuhan. Karena, sudah habis kesabaran umat islam atas perbuatan dan penghinaan tersebut. Makanya, hakim harus ‎jeli dan jernih melihat itu, dengan menjatuhkan hukuma semaksimal-maksimalnya,” ujar Ade.

Dia menambahkan dalam kasus ini, penegak hukum harus memberikan efek jera bagi pelaku atau terdakwa dan menjadi contoh untuk kedepannya. Agar hal serupa tidak terulang kembali.

“Jangan sampai kedepannya ada Antoni-antoni seperti ini. Hal itu, harus menjadi efek jera dan contoh. Sehingga tidak terulang kembali,” tandasnya.

Related Posts

LEAVE A COMMENT

Make sure you enter the(*) required information where indicated. HTML code is not allowed

Theme Settings

Please implement Expnews_Options_menu_location_multi_select::getCpanelHtml()

Please implement Expnews_Options_multi_select::getCpanelHtml()