Fantasi Seks yang Berakhir Horor

TRANSBISNIS|Pasangan ini membayangkan pengalaman istimewa di atas ranjang. Namun, alih-alih melewati malam panas tak terlupakan, fantasi seks yang mereka impikan berakhir dengan horor yang mengubah hidup keduanya.

Sang perempuan harus menghabiskan hari di kamar operasi RS setelah sebuah pistol yang sedianya digunakan sebagai salah satu alat fantasi, memuntahkan pelurunya dan menghujam bagian vital miliknya.

Dan sang lelaki, David Andrews Jeffers, 47, harus masuk penjara untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Jeffers mengaku memiliki senjata tajam itu dan memang berniat mencelakai seseorang. Dia dihukum penjara selama 10 tahun.

Sementara korbannya yang berusia 46 tahun mungkin dalam waktu lama akan mengalami trauma untuk bercinta kembali. Kejadian tersebut berlangsung pada 31 Januari lalu. Namun sidangnya baru saja usai. Dilaporkan Kepolisian Manchester, Inggris, lokasi kejadian sangat mengerikan dan bikin shock yang melihat.

Polisi yang mendapatkan panggilan darurat saat itu langsung menuju Hotel Britannia, di Dialstone Lane, Manchester. Begitu membuka kamar, pemandangan horor terpampang di depan mereka.

Korban tergeletak dalam luapan darah dan menderita luka serius di bagian perut. Dia langsung dibawa ke RS dan melewati rangkaian operasi yang mengancam nyawa.

Perempuan yang terlalu lemah diwawancarai saat itu mengatakan kepada polisi kalau Jeffers adalah lelaki jahat. Jeffers dari Berkley Terrace, Leeds, mengklaim kalau dia menemukan senjata api di toilet umum di Leeds. Dia kemudian membawa senjata tersebut ke Manchester untuk membuangnya.

Tetapi sebelum itu kejadian, dia bertemu dengan korbannya. Keduanya sudah saling berkirim pesan dan membayangkan apa yang akan mereka lakukan saat berada di dalam kamar nanti.

Jeffers mengklaim, dia memang menodongkan pistol ke bagian intim korban. Namun tidak benar-benar ingin menembakkan pelurunya.

Tetapi takdir berkata lain. Peluru itu melesat dan masuk ke organ intim korban dan menghancurkannya.

Jahatnya, Jerrers malah kabur. Dia meminta seorang staf hotel untuk memeriksa kamarnya dan lari begitu saja. Pelaku ditangkap dua hari kemudian. ”Itu adalah kejadian mengerikan yang mengubah hidup korban. Kejadian itu akan mempengaruhi korban seumur hidupnya,” ujar inspektur detektif Roger Edwards.(*)

Related Posts

LEAVE A COMMENT

Make sure you enter the(*) required information where indicated. HTML code is not allowed

Theme Settings

Please implement Expnews_Options_menu_location_multi_select::getCpanelHtml()

Please implement Expnews_Options_multi_select::getCpanelHtml()