Rupiah Bergerak Diteritori Positifnya Sedangkan IHSG melemah

MEDAN|Rupiah masih bergerak diteritori positifnya sedangkan IHSG ditutup melemah. Nilai tukar Rupiah yang ditransaksikan terhadap US Dollar masih bergerak diteritori positifnya meski masih minim sentimen yang mempengaruhinya. Demikian dikatakan Pengamat Ekonomi Sumut kepada wartawan hari ini.

“Rupiah mengawali perdagangan di hari selasa (1/8) dibuka menguat 25 poin dapa level 13.300 per US Dollar. Rupiah sempat tertekan diperdagangkan sampai menyentuh level 13.326 per US Dollar. Terpantau sampai selasa sore Rupiah masih bergerak menguat dikisaran 13.282- 13.311,” katanya.

Dia menjelaskan rupiah masih memanfaatkan pelemahan yang terjadi pada US Dollar. US Dollar masih tertekan diperdagangkan meski data ekonomi yang dirilis membaik. Pertumbuhan ekonomi AS  dirilis sesuai dengan perkiraan analis dikisaran 2,6 persen. Penjualan rumah tertuda AS dilirlis naik dari perkiraan sebelumnya 0,7 persen menjadi 1,5 persen. Meskipun data ekonomi AS dirilis baik dan sesuai dengan perkiraan masih belum mampu mengangkat US Dollar keluar dari tekanan. Tertekannya US Dollar terjadi terkait dengan situasi politik AS yang belum mereda.

“Sementara itu, pergerakan Rupiah yang menguat terbantu dengan dirilisnya data infalsi yang dinilai masih stabil. Inflasi Indonesia di bulan juli sebesar 0,22 persen dengan indeks harga konsumen sebesar 130,00. Inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya sebagian besar indeks kelompok pengeluaran, yaitu: kelompok bahan makanan sebesar 0,21 persen; kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau sebesar 0,57 persen; kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar sebesar 0,06 persen; kelompok sandang sebesar 0,06 persen; kelompok kesehatan sebesar 0,15 persen; dan kelompok pendidikan, rekreasi, dan olahraga sebesar 0,62 persen. Sementara itu, kelompok pengeluaran yang mengalami penurunan indeks, yaitu kelompok transport, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,08 persen,” ungkapnya.

Dia menegaskan IHSG bergerak melemah pasca ditutup menguat tipis kemarin. IHSG mengawali perdagangan dibuka menguat pada level 5853,50. IHSG sempat menguat sampai menyentuh level 5858,93. Namun IHSG berbalik melemah dan bergerak diteritori negatifnya di hari selasa (1/8). IHSG ditutup melemah sebesar 35,73 poin atau 0,612 persen menjadi 5805,20 dengan total transaksi mencapai Rp. 6,81 Triliun. Mayoritas sektor yang diperdagangkan di bursa ditutup melemah. Ditutup menguatnya sektor pertambangan dan sektor infrastruktur yang masing-masing menguat sebesar 1,636 persen dan 0,993 persen masih belum mampu mengangkat IHSG keluar dari teritori negatifnya.

“Saham BEKS menjadi saham yang paling aktif diperdagangkan dengan total frekunsi mencapai 9.935 kali walaupun pada akhirnya ditutup sama dengan penutupan sebelumnya pada harga Rp. 50. Diikuti saham LPPF dengan total frekuensi mencapai 9.817 kali dan ditutup melemah 9,6 persen menjadi Rp. 11.450 per lembar,” tambahnya.

Related Posts

LEAVE A COMMENT

Make sure you enter the(*) required information where indicated. HTML code is not allowed

Theme Settings

Please implement Expnews_Options_menu_location_multi_select::getCpanelHtml()

Please implement Expnews_Options_multi_select::getCpanelHtml()