Kemarin Sempat Loyo, Rupiah dan IHSG Menguat Hari Ini

MEDAN|Rupiah dan IHSG menguat pasca mengalami pelemahan kemaren. Nilai tukar rupiah yang diperdagangkan terhadap US Dollar bergerak membaik setelah sempat mengalami pelemahannya kemaren. Demikian dikatakan Pengamat Ekonomi Sumut, Gumawan Benyamin kepada wartawan hari ini.

“Rupiah mengawali perdagangan di hari kamis (27/7) dengan dibuka menguat 30 poin dibandingkan level penutupan sebelumnya menjadi 13.308,” katanya.

Dia menjelaskan rupiah bahkan sempat menguat tajam sampai meninggalkan level 13.300 ke level 13.279 per US Dollar. Terpantau sampai kamis sore Rupiah bergerak menguat dikisaran 13.309-13.322.

“Menguatnya Rupiah diperdagangkan imbas dari pelemahan yang terjadi pada US Dollar. Bahkan US Dollar keok diperdagangkan terhadap mata uang utama termasuk dikawasan Asia,” paparnya.

Meskipun Rupiah minim sentimen positif dari dalam negeri namun bukan berarti tidak bisa bergerak menguat. Pergerakan Rupiah kali ini tergantung pergerakan US Dollar. Penanaman modal asing di Indonesia dirilis naik dari sebelumnya 0,90 persen menjadi 10,60 persen.

“Sementara itu pergerakan US Dollar tertekan imbas dari Bank sentral AS menetapkan tingkat suku bunga yang tetap dikisaran 1 persen – 1,25 persen dalam pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) kemaren,” tegasnya.

Dia menerangkan penetapan tingkat suku bunga yang tidak berubah ini sesuai dengan harapan investor. Sehingga investor telah mengantipasinya jauh-jauh hari. Selain itu yang membuat US Dollar tertekan karena dirilis memburuknya penjualan rumah baru AS bulan juni. Rumah baru AS dirilis turun dari perkiraan sebelumnya 615.000 menjadi 610.000.

IHSG berhasil bergerak diteritori positifnya pasca pelemahan yang terjadi sebelumnya. IHSG mengawali perdagangan di hari kamis dengan di buka menguat pada level 5807,27. Sepanjang satu harian perdagangan IHSG terus bergerak diteritori positifnya bahkan Rupiah sempat menguat dengan menyentuh level 5820,96. IHSG berhasil ditutup menguat 19,53 poin atau 0,337 persen menjadi 5819,74 dengan total transaksi mencapai Rp. 5,61 Triliun.

“Saham INPC dan SRIL menjadi saham yang teraktif diperdagangkan di bursa kali ini. Sektor finance menjadi sektor yang menguat paling banyak sebesar 1,08 persen dan berhasil mengangkat IHSG ke teritori positifnya,” tambahnya.

Related Posts

LEAVE A COMMENT

Make sure you enter the(*) required information where indicated. HTML code is not allowed

Theme Settings

Please implement Expnews_Options_menu_location_multi_select::getCpanelHtml()

Please implement Expnews_Options_multi_select::getCpanelHtml()