Dipojokkan AS Soal Korea Utara, China Marah-marah

Pemerintah China, menolak permintaan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang mendorong adanya tindakan tegas terhadap Korea Utara, untuk mengendalikan program nuklirnya.

Permintaan Trump ini dimulai sejak Pyongyang, Ibu Kota Korea Utara, meluncurkan rudal balistik dengan daya jangkau antarbenua yang disebutkan para ahli bisa mencapai Alaska, atau bagian lain di Pantai Barat Amerika.

Namun, China mengatakan bahwa memberi sanksi terhadap Korea Utara bukan solusi. China
juga menolak dianggap bertanggung jawab atas kelakuan Korea Utara yang selama ini cukup
mesra dengan Beijing.

“Baru-baru ini, beberapa pihak yang membahas tentang masalah nuklir di Semenanjung Korea telah melebih-lebihkan dan memberi kesan apa yang disebut ‘teori tanggung jawab China’,” kata Geng Shuang, juru bicara Kementerian Luar Negeri China, dilansir laman The Guardian.

“Saya pikir, ini menunjukkan kurangnya pengetahuan sepenuhnya tentang masalah ini, atau ada motif tersembunyi untuk mencoba mengalihkan tanggung jawab,” kata dia lagi.
China adalah sekutu diplomatik Korut dan mitra dagang terbesar negara itu. Diketahui bahwa selama ini, para pemimpin China telah berusaha keras untuk memastikan agar rezim Kim Jong-un tidak runtuh.

“Meminta orang lain untuk melakukan pekerjaan, tetapi diri sendiri tidak melakukannya sendiri sangat tak baik. Kami seperti ditusuk dari belakang,” ujarnya.

China juga menyalahkan Amerika dan Korea Selatan atas ketegangan yang meningkat di Semenanjung Korea tersebut. China mengingatkan bahwa baik AS dan Korea Selatan juga tak jarang melakukan latihan militer antirudal di wilayah semenanjung.

Related Posts

LEAVE A COMMENT

Make sure you enter the(*) required information where indicated. HTML code is not allowed

Theme Settings

Please implement Expnews_Options_menu_location_multi_select::getCpanelHtml()

Please implement Expnews_Options_multi_select::getCpanelHtml()